Sponsors

FIND YOUR SWID TEAM IN YOUR TERRITORY

Kamis, 12 November 2015

Membentuk Otot dengan Calisthenics

Bisakah kita membentuk otot HANYA dengan calisthenics atau bodyweight exercise? Jawabannya, ya bisa! Pada dasarnya resistance is resistance, otot kita tidak bisa membedakan ketika kita mengangkat dumbell, barbell, karung semen, bata atau tubuh kita sendiri. Selama ada resistensi atau beban tahanan yang menstimulus otot kita maka otot akan berkembang baik secara ukuran, ketahanan atau daya tahan tergantung tujuan latihan.

Model peraga: Barry Dwi Putra

Dengan hanya mengandalkan tubuh kita sendiri perlu diperhatikan beberapa hal agar perkembangan otot kita mencapai hasil maksimal, berbeda dengan “angkat beban” di pusat kebugaran yang memberikan akses untuk menambah beban agar perkembangan otot menjadi lebih cepat.

-         FORM (bentuk gerakan)

Quality over quantity, kualitas gerakan yang baik akan memberikan hasil yang maksimal pada perkembangan otot, jangan sampai kita mengabaikan bentuk gerakan hanya untuk mendapatkan repetisi tinggi. 

-        Time Under Tension

Time Under Tension (TUT) adalah tempo gerakan ketika kita mengangkat atau mendorong beban, dalam ranah calisthenics berarti tempo ketika kita melakukan gerakan latihan seperti pull up, dips atau squat. Hal sangat penting ketika kita mulai berlatih hanya dengan mengandalkan tubuh kita sendiri karena berbeda dengan berlatih di tempat kebugaran yang memiliki akses plate beban untuk menambah resistance, di calisthenics kalau kita tidak memiliki akses untuk menambah beban ekstra kita bisa memainkan tempo gerakan, contohnya 2-3-4 pull up, 2 detik ketika mengangkat, 3 detik tahan ketika posisi diatas, 4 detik turun ke bawah.

-         Metode Latihan

Ada banyak metode latihan yang dapat diterapkan di calisthenics seperti pyramid set, superset, drop set, dll. Disini tehnik latihan berfungsi untuk “mengejutkan otot” dalam artian agar otot tidak mengalami stagnan atau sulit berkembang, coba tantang diri anda ketika berlatih dengan menerapkan berbagai metode latihan yang berbeda dan hasilnya akan mengejutkan Anda.

Model peraga: Barry Dwi Putra
Model peraga: Barry Dwi Putra


-         Make It Hard

Bosan dengan gerakan latihan yang itu-itu saja? Coba variasikan gerakan anda ke tingkat yang lebih sulit seperti mempersempit bidang tumpuan, contohnya one arm push up, pistol squat dan one arm pull up. [Penulis:  Barry Dwi Putra ~ Tasik  calisthenics]


1 komentar: